TUGAS MANDIRI 3-PENGANTAR-ILMU-EKONOMI-DAN BISNIS-KAMPUS-ITBI MILENIAL

Nama: Falensius mendrofa

Kelas: Pagi

Jurusan: Teknik Industri s1


Pasar monopolistik dan oligopoli

Pasar Monopolistik – Pengertian, Contoh dan Ciri Ciri

NUSABALI.com - Pasar Tradisional Harus DiintervensiSebelum masuk kedalam pembahasan, materi yang akan dibahas yaitu pengertian, contoh dan ciri ciri pasar monopolistik secara lengkap, kemudian akan dijelaskan juga kelebihan dan kekurangan pasar monopolistik. Simak penjelasannya dibawah ini gaes!

Pengertian Pasar Monopolistik
Pasar monopolistik adalah suatu pasar yang didalamnya terdapat banyak produsen dalam menghasilkan barang yang sama tetapi masing-masing pada barang tersebut mempunyai perbedaan pada beberapa aspek.


Produsen atau penjual di pasar ini jumlahnya sangat tidak terbatas tetapi barang atau produk yang dihasilkan setiap produsen memiliki karakter tersendiri yang membedakannya pada barang lainnya. Contohnya seperti : sikat gigi, sabun, shampo, pasta gigi, dan lain-lain.


Pasar Monopolistik dapat disebut sebagai pasar persaingan Monopolistik yang merupakan salah satu bentuk pada pasar persaingan tidak sempurna, maksudnya yaitu pasar yang tidak terorganisir secara baik.


Didalam pasar Monopolistik, harga tidak menjadi faktor utama dalam penentu angka penjualan namun bagaimana persepsi konsumen terhadap produk yang dijual. Dalam hal ini, perusahaan yang ada di pasar monopolistik harus selalu aktif dalam melakukan promosi terhadap produk sekaligus yang dijual untuk menjaga citra perusahaan.

Contoh Pasar Monopolistik
Pada pasar monopolistik terdapat suatu diferensi produk, hal ini dapat memberikan kebebasan kepada konsumen dalam mencari produk yang akan dibeli, pada umumnya konsumen tidak mudah berpindah pada produk lain walaupun banyak sekali produk baru yang telah tersedia.


Didalam pasar monopolistik dapat ditemukan didalam kehidupan sehari-hari, seperti sabun, sampo, sepatu, air mineral, dan lain sebagainya.
Tetapi masing-masing produk memiliki merek, desain, keunikan, dan kualitas yang berbeda. Konsumen dapat memilih sebuah produk sesuai dengan preferensi, harga dan pastinya kualitas yang baik.

Ciri Ciri Pasar Monopolistik
Mengetahui ciri-ciri pasar persaingan monopolistik dengan melihat karakteristik pada pasar tersebut. Berikut beberapa ciri-ciri pasar monopolistik dibawah ini:
1. Terdapat Banyak Produsen/Penjual
Pada pasar monopolistik terdapat banyak sekali produsen atau penjual didalamnya. Setiap produsen mempunyai skala produksi sama pada produsen yang lainnya.

2. Terdapat Diferensiasi Produk
Pasar monopolistik terdapat banyak produk yang sama, tetapi memiliki perbedaan pada pengemasan, bentuk, corak, dan kualitasnya.
Dalam hal ini, perbedaan produk pada masing-masing produsen akan membuat produk tersebut mempunyai sifat pengganti yang dekat (close substitute) tetapi bukan pengganti yang sempurna.

3. Produsen Dapat Menentukan Harga
Produsen yang memproduksi barang berkualitas dan keistimewaan tersendiri akan membuat produsen bisa menentukan harga sendiri. Contohnya pada industri Shampo, produsen yang pertama membuat Shampo dengan mempunyai manfaat menguatkan akar rambut, untuk produsen yang kedua membuat Shampo dengan mempunyai manfaat anti ketombe.

4. Produsen Mudah Keluar Masuk Pasar
Didalam pasar monopolistik, produsen bisa masuk dan keluar pasar dengan mudah sesuai pada kebutuhannya. Disaat produsen masih sedikit, biasanya akan membuat keuntungan yang lebih tinggi. Tetapi produsen yang banyak, keuntungan akan menjadi berkurang.

5. Produsen Harus Melakukan Promosi
Salah satu yang sering dilakukan dalam pasar monopolistik yaitu membentuk persepsi konsumen pada produk yang dijual. Maksudnya yaitu dengan cara berpromosi atau beriklan secara rutin pada produk yang dijual.

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Monopolistik
1. Kelebihan Pasar Monopolistik
• Jumlah produsen atau penjual tidak terbatas pada pasar monopolistik dan persaingan bisnis antar produsen dapat memberikan keuntungan terhadap konsumen.
• Produsen bisa masuk dan keluar pasar dengan sangat mudah untuk terus mendorong produsen dalam berinovasi membuat produk yang berkualitas.
• Konsumen menjadi semakin selektif saat membeli produk sesuai yang dicari konsumen.

2. Kekurangan Pasar Monopolistik
• Pasar monopolistik mempunyai persaingan yang sangat ketat, baik pada segi harga, kualitas, maupun pelayanannya. Produsen yang memiliki modal sedikit dan mempunyai pengalaman yang kurang akan cepat berpindah pada pasar ini.
• Pada pasar ini akan membutuhkan modal yang besar, baik itu pada produksi, operasional, dan juga pemasarannya. Para produsen didalam pasar ini adalah mereka yang mempunyai modal besar dan pengalaman yang sangat baik.
• Diharuskan melakukan inovasi untuk membuat biaya produksi semakin tinggi sehingga akan mempengaruhi harga produk yang akan dibeli oleh konsumen.
Demikian pembahasan mengenai pasar monopolistik, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan pembahasan diatas. Semoga bermanfaat

Pasar Oligopoli

Pengertian pasar oligopoli

Pasar oligopoli adalah salah satu bentuk pasar persaingan tidak sempurna, dimana hanya terdapat beberapa produsen atau penjual dengan banyak pembeli di pasar. Beberapa contoh industri yang termasuk dalam kategori ini adalah industri rokok, industri mobil, industri semen, jasa penerbangan dan lainnya.Dalam menjalankan usahanya, iklan dan promosi berperan sangat penting bagi oligopolis. Iklan dan promosi akan membentuk persepsi konsumen mengenai perbedaan satu produk dengan produk lainnya (diferensiasi produk). Hal ini dikarenakan pada dasarnya oligopolis menjual barang yang relatif homogen sehingga dapat saling menggantikan (bersifat substitusi walau tidak sempurna). Oleh karenanya, loyalitas konsumen pada satu produk harus dijaga agar tidak berpindah ke produk lainnya.

Ciri-ciri pasar oligopoli

  • Terdapat beberapa penjual di pasar (umumnya kurang dari 10) dengan banyak pembeli di pasar
  • Barang yang diperjualbelikan relatif homogen namun terdiferensiasi
    Contohnya adalah sabun mandi dengan berbagai aroma dan bentuk, telepon seluler dengan berbagai ragam tekhnologi dan tampilan, dan lainnya
  • Penjual di pasar oligopoli memiliki kemampuan dalam menentukan harga karena adanya perbedaan dari masing-masing produk yang ditawarkan
  • Masing-masing penjual bersaing sangat ketat dengan penjual lainnya.
    Persaingan terutama melalui promosi besar-besaran serta perang harga. Perang harga yang dimaksud terjadi ketika suatu perusahaan bermaksud untuk menurunkan harga agar memperoleh pangsa pasar yang lebih besar, namun diikuti dengan penurunan harga oleh perusahaan lain sehingga pada akhirnya pangsa pasar yang diperoleh oleh masing-masing perusahaan adalah tetap, namun dengan harga jual yang lebih rendah.
  • Produsen baru dapat memasuki pasar oligopoli ini walau sulit.
    Dibutuhkan modal yang besar untuk dapat bersaing dalam pasar oligopoli. Terutama ketika perusahaan yang sudah lama kemudian menurunkan harga besar-besaran (predatory pricing) sehingga membuat perusahaan baru sulit bertahan
  • Sistem harga yang kaku
    Karena sifatnya yang hanya terdiri dari beberapa perusahaan, perilaku satu perusahaan menjadi sangat terasa pengaruhnya bagi perusahaan lain, sehingga menimbulkan ketergantungan dari masing-masing strategi atau tindakan yang diambil. Ketergantungan terutama terjadi dalam penetapan harga, dimana penetapan harga yang dilakukan oleh satu perusahaan akan segera diikuti oleh perusahaan lain, sehingga pada akhirnya memunculkan kekakuan harga di tingkat tertentu pada pasar oligopoli.

Jenis pasar oligopoli

Secara umum terdapat dua jenis, yaitu:

  • Oligopoli murni (pure oligopoly)
    Adalah pasar dimana barang yang diperjualbelikan bersifat identik. Misalnya: semen, air mineral, seng
  • Oligopoli terdiferensiasi (differentiated oligopoli)
    Adalah pasar dengan barang yang homogen namun dapat dfibedakan. Misalnya sabun, sepeda motor, laptop

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Oligopoli

Kelebihan:

  • Konsumen memiliki lebih banyak pilihan terhadap barang yang ingin dikonsumsinya
  • Persaingan antar produsen dapat memberikan keuntungan bagi konsumen, terutama karena akan meningkatkan kesadaran produsen untuk memuaskan kebutuhan konsumen
  • Perusahaan umumnya terus melakukan inovasi sehingga produk semakin berkembang.

Kekurangan:

  • Perang harga antar produsen sering terjadi
  • Produsen menggelontorkan banyak dana untuk iklan dan promosi agar produknya dapat dibedakan dengan produk dari produsen lainnya.
  • Pemborosan sumber daya ekonomi

Contoh Soal Pasar Oligopoli

Contoh penerapan praktik oligopoli murni dapat dilihat pada industri.

Terimakasih🙏😍






















Komentar